When Happiness is Measured From Social Media
Hello everyone, how are you guys? i'm totally stressed about my lecture wkkwkw. But dont worry, i'm fine right know, so yeah. Let me tell you about my opini...
"Ih, enak ya dia jalan-jalan terus sama pacarnya. Coba gue, jomblo"
"Gilaaa.. dia liburan ke London,OMG kesel bet.."
"Gilaaa.... itu snapgrammnya isinya makanan enak semua, gila dia orkay kali ya. Coba gue."
Beberapa dari kalimat di atas adalah kalimat yang sering gue dengar dari sohib-sohib gue. Entah kita lagi ngumpul atau kita di chat. Its no problem if you're "Jealous" tapi jangan sampai membuat lo engga merasa bahagia hanya karena melihat status teman-teman lo di snapgram wkkkw. Trust me, mereka ngupload yang bahagia-bahagia aja kok, coba kalo ada masalah pasti engga kwkwk.
" Jangan membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain , tidak akan sama."
Karena kita di ciptakan berbeda-beda, ya ga?ya mungkin aja mereka yang jalan-jalan punya budget yang lebih saat itu atau mungkin memang diantara mereka ada yang traveler. Atau mereka yang hobi makan-makan, bisa jadi loh mereka uda nabung dari jauh-jauh hari dan ketika mereka bisa makan-makanan yang di idam-idamkan jadi happy akhirnya ngupload? menurut gue itu wajar-wajar aja kok.
Nah kadang kita suka nyalah-nyalahin diri sendiri karena kita engga bisa sama dengan mereka, memangnya perlu menjadi sama dengan mereka supaya bahagia?
Menurut gue kebahagiaan itu engga melulu mesti di sebarluaskan, walaupun emang beberapa dari kita suka "mengupload" hal-hal itu di sosmed, tapi gue sih sangat yakin engga ada yang bermaksud ingin memerkan hidupnya, kebanyakan uploadtan itu ekspresi bahagia aja. Kalau misalnya kita suka "Jealous" coba dipikir-pikir lagi, buat apa kita jealous sama orang? kalau sekali-dua kali itu wajar. Tapi kalau berkali-kali itu namannya penyakit hati dan itu harus di buang....yang kaya gitu jangan di pelihara, memang sih engga gampang menghilangkan yang begitu, tapi setidaknya kita mencoba untuk menghilangkan hal itu.
" So we can conclude thats.. human is creature develops.. semakin banyak belajar semakin banyak tau...semakin berilmu harusnya semakin merunduk bukan meninggi, ingat loh kita berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah."
Salam hangat
Vanessa
Comments
Post a Comment