Berguru Pada Pendahulu.. Ketika Manusia Banyak Yang Tidak Bersyukur

Ngomongin manusia itu emang engga akan pernah ada abisnya. Manusia itu banyak ragam dan sifatnya. Tapi dari sisi manakah gue menilai? beberapa orang yang gue kenal sejak lama, gue cukup mengenal mereka dengan baik dan gue tidak akan menyebutkan siapa mereka.

Kalau gue boleh jujur, gue di didik untuk menghargai apa yang gue punya. Entah itu dalam bentuk barang atau apapun, orang tua gue mengajarkan gue arti tanggung jawab. Misal gue uda di beliin laptop, gue harus menjaga laptop itu baik-baik dan kalau hilang? engga bakal di ganti.... begitulah orang tua gue mengajarkan arti menghargai dan bertanggung jawab karena mereka ingin gue mengetahui bagaimana susahnya mencari uang.

     Tidak ada salahnya kita berfkir lebih dewasa, Dewasa itu tidak bergantung dengan umur.

Makanya gue suka heran sama seseorang tidak bersyukur dan yang ingin terlihat perfect. Mau di media sosial atau di kehidupan nyata, bukannya ngejek atau gimana tapi jangan menyusahkan diri sendiri. Di postingan gue sebelumnya, gue juga uda pernah bilang kalau setiap manusia berhak menujukkan apa yang ingin di tunjukkan dan memperlihatkan apa yang ingin di perlihatkan. Tapi dengan catatan, jangan berlebihan dalam memperlihatkan sesuatu. Salah-salah lo malah di hujat bukan di puji, emangnya mau di hujat?

Gue juga mengakui, gue juga seseorang yang kadang kurang mensyukuri apa yang gue punya. Tapi sekali lagi, gue sangat berusaha memperbaiki diri gue. Gue dulu tuh ngeliat orang apa-apa ngiri, apa-apa pengen, dan apa-apa minder tanpa berfikir masih banyak orang yang di luar sana hidupnya serba kekurangan, serba sulit,dan mereka mampu bersyukur dengan apa yang mereka miliki. Jadi, masih pantaskah gue suka ngeluh yang engga-engga?

    Tapi sekali lagi, hidup ini tidak ada yang benar-benar sempurna. Selalu saja ada kekurangannya.

Pernah mencoba menyempurnakan diri sendiri? jujur gue pernah. Gue juga bingung apa yang menyebabkan gue ingin terlihat perfect, tapi yang gue tahu manusia itu pada hakikatnya suka melihat yang jeleknya saja, itu sebabnya kita sering sekali ingin terlihat sempurna. Tapi kalau di fikir lagi, siapa juga yang peduli sama lo dan penampilan lo? siapa juga yang peduli sama apa yang lo pakai dan merek sepatu apa yang lo punya? Percayalah, paling yang kepo cuma orang-orang terdekat lo aja. Itupun juga kalau mereka memperhatikan, kalau engga ya percuma aja lo bergaya,

    Pada intinya hidup itu simple, kalau ribet itu karena mindset lo aja yang ribet.

Jadi kurang lebih itulah pendapat gue tentang manusia. Sebenarnya mereka dekat sekali dengan gue, tapi karena gue anaknya kadang peka dan kadang juga engga, jadilah gue malas berkomentar kalau gue sudah menyadari sesuatu. Pada dasarnya semua manusia itu baik, tapi banyak faktor yang membuat pola fikir mereka berubah.





Salam Hangat








Vanessa



Comments

Popular posts from this blog

Penilaian Tentang Islam

KESALAHPAHAMAN