Social Media Influencer? Ckcw

Sebagai seseorang yang lumayan aktif di sosial media, gue melihat berbagai fenomena yang sangat menarik untuk di bahas. Mulai dari para selebgram, para social media influencer dan banyak lagi. Tapi ada salah satu dari mereka yang menyentuh hati gue, lewat tulisannya :).

Kadang kalau gue fikir, sosial media adalah ajang buat tenar-tenaran ( Ini real pemikiran gue), bisa juga untuk nyari duit, dan bisa juga untuk dakwah. Semua tergantung lo sih pengguna, mau menjadikan akun lo apa dan untuk apa, jujur kalau gue pribadi mengunakan akun gue untuk melihat fenomena yang ada dan mengekspresikan diri gue .

    Kita semua engga akan mungkin bisa jujur di sosial media, kebanyakan dari kita hanya memperlihatkan apa yang kita ingin perlihatkan.

Menurut gue, netizen suka salah kaprah menilai selebgram dan social media influencer. Netizen hanya melihat mereka sebatas di sosial media dan berkomentar dengan sok tahu padahal mereka belum tentu tahu dan juga belum tentu mengerti apa yang di alami oleh mereka, para pengguna media sosial. Memandang dari sudut pandang orang lain itu sangat penting, jangan hanya memandang bahwa pendapat kitalah yang paling benar dan kitalah yang paling mahir dalam menilai, stop berfikiran seperti itu dan ubahlah mindset yang ada.

      Everyone in the world include you, have rights to show your personality, your live, and your choices.
      
Begitu juga dengan mereka para selebgram dan social media influencer, mereka hanya mencoba menjadi diri mereka. Menampilkan apa yang ingin mereka tampilkan di depan khalayak walau kadang, ada beberapa di antara mereka yang dramanya minta ampun dan minta di hujat. Gue pribadi kadang mau banget ngehujat ( geregetan banget soalnya), tapi apalah hak gue? toh mereka engga mengganggu hidup gue.

       Tidak semua orang suka di komentari, ingat itu.

Kenapa gue berkata begitu? Gue pribadi bukanlah seseorang yang suka di komentari. Kurang lebih gue mengetahui apa yang mereka rasakan, di komentari itu tidak enak dan coba posisikan diri kalian saat menjadi pihak yang di komentari, enakkah? berfikirlah sebelum bertindak sobat. Menjadi pengomentar yang baik saat kalian mengetahui betul apa yang kalian komentari, bukan asal berkomentar.

Kurang lebih, itulah pendapat gue tentang fenomena yang ada. Salah satu dari mereka ( social media infuencer)  ada yang mencurahkan hatinya lewat tulisan dan kebetulan gue membaca apa dia tulis. Menurut gue apa yang dia utarakan itu adalah benar, jangan menilai orang hanya karena mereka terlihat WOW, coba kalian telusuri hidup mereka lebih dalam.




Salam Hangat





Vanessa


     



    . 

    

    




         

Comments

Popular posts from this blog

Penilaian Tentang Islam

KESALAHPAHAMAN

Berguru Pada Pendahulu.. Ketika Manusia Banyak Yang Tidak Bersyukur