KESALAHPAHAMAN

     Beberapa bulan terakhir ini kita tahu kalau banyak kejadian yang engga terduga, seperti kematian Jonghyun Shinee akibat depresi, marak-maraknya penolakan atas keputusan bahwa Jarussalem adalah ibu kota dari Israel dan yang terakhir adalah masalah agama dan rasisme dari suatu ras. So i think it is the good topic and i can tell my opinion...

    Jujur aja sejak dulu gue adalah seseorang yang tidak mempermasalahkan adanya perbedaan, mau teman gue itu tidak seagama sama gue atau teman gue beda ras sama gue, bagi gue perbedaan itu indah, karana ALLAH menciptakan perbedaan itu untuk adanya toleransi di muka bumi ini. Ibaratnya nih ya kalau semua orang profesinya dokter semua, siapa yang akan jadi pengusaha? siapa yang akan jadi nelayan? siapa yang akan jadi petani? begitu pula jika di dunia ini di ciptakan seagama dan satu ras, kita tidak akan pernah mengenal adanya perbedaan dan rasa saling menghargai satu sama lain.

   Kalau gue perhatikan, jaman sekarang rasisme itu tinggi banget. Bahkan Rasisme terjadi saat kematian Jonghyun dikaitkan dengan Perang yang ada di Palestina. Teman-temanku sekalian, Kematian Jonghyum Shinee dan Perang yang ada di Palestina adalah dua hal yang berbeda jauh, Gue tau Jonghyun itu bukan muslim tapi apakah gue dan teman-teman gue yang lain tidak boleh ikut berbela sungkawa? apalagi gue adalah mahasiswa kedokteran, tentu dengan hal-hal yang seperti bunuh diri karena depresi itu patut di pertanyakan, karena apa gue dan teman-teman gue yang ikut berbela sungkawa itu engga mau hal itu terjadi lagi kepada siapapun di dunia ini, karena apa meninggal dengan cara bunuh diri tidak akan mendapatkan rahmat di sisi ALLAH.

   Perang yang ada di Palestina dan pengakuan atas Jarussalem adalah ibukota Israel? Teman-teman, gue tau bahwa saudara  muslim kita di sana banyak yang meninggal karena membela negaranya, tapi teman-teman kita punya perwakilan dari indonesia untuk membantu saudara-saudara muslim kita yang ada di Palestina, kita di sini harus mendoakan  saudara-saudara kita yang ada di Palestina agar penderita mereka berakhir. Gue sendiri kalau di kirimin video keadaan di Palestina, gue miris sendiri karena banyak anak-anak kecil meninggal oleh tentara Israel.

   Mungkin titik-titik panas dari 2 masalah ini adalah, kenapa kami begitu anthusias berbela sungkawa kepada Jonghyun tapi kami malah mengabaikan kematian saudara-saudara muslim kami di Palestina. Teman-teman keadaan yang ada di Palestina, sudah berlangsung cukup lama berbeda dengan kematian Jonghyun yang masih baru-baru ini. Hal ini terlalu menganggetkan, sama seperti kita mendengar pertama kali saat banyak korban di Palestina. Miris mendengar bahwa seseorang meninggal karena bunuh diri dan miris mendengar  seseorang meninggal akibat di bunuh, dua hal yang berujung sama tapi dengan cara yang berbeda.

   Gue tahu, topik ini uda engga hitz lagi. Tapi gue hanya ingin meluruskan aja pemikiran oknum-oknum yang mengira kalau para Kpoopers lebih memilih berbela sungkwa kepada idola yang bukan nonis di banding berbela sungkawa kepada saudara-saudara muslim yang ada di Palestina. 









Salam Hangat








Vanessa

 

Comments

Popular posts from this blog

Penilaian Tentang Islam

Berguru Pada Pendahulu.. Ketika Manusia Banyak Yang Tidak Bersyukur