Penilaian Tentang Islam


     Entah kenapa gue ingin sekali membahas tentang islam dan bagaimana pandangan manusia jaman sekarang tentang islam. jujur aja gue ngerasa manusia jaman sekarang kurang bermoral. Entah dari segi sikap atau cara mereka berbicara dan mungkin merembet ke hal-hal yang lain. Gue tahu, gue pribadi belum baik tapi gue sangat berusaha untuk berubah. Karena gue tahu, manusia tu hakikatnya untuk beribadah

     Menurut gue islam itu indah, kenapa? karena islam itu mengatur manusia sedemikan rupa agar manusia mengetahui tugasnya yang bukan semata-mata untuk mengejar duniawi saja tapi juga mengejar akhirat. Begitu indah islam menurut gue.

     Islam itu sebenarnya seperti " Kita menuruti apa yang di perintahkan ALLAH SWT dan menjauhi larangannya" hanya sesimple itu kok, tapi kembali lagi ke diri manusia itu sendiri mau mengikuti aturan atau tidak.

      Kalau gue boleh jujur, gue dulu anaknya itu mengutamakan akal, gue ngerasa islam itu "Ribet" dan berbagai macam pikiran buruk lain tentang islam di otak gue. Tapi ada satu hal yang membuat gue berubah yaitu kegagalan. Kegagalan yang merubah mindset otak gue yang tadinya "tidak peduli" menjadi "peduli". Kagagalan yang dulu gue renungi, kegagalan yang membuat gue bertanya-tanya " Kenapa bisa terjadi?" membuat gue menyadari gue kurang mengenal agama gue. Sejak lahir gue menyandang gelar sebagai seorang "Muslim" tanpa memperdulikan identitas gue sebagai muslim, sehingga identitas gue sebagai muslim itu hanya "Sekedar identitas" yang jikalau orang bertanya "Agama lo apa?" gue lantas tahu apa yang akan gue katakan. Iya sebatas itu, hanya sebatas identitas.

     Tapi ternyata dengan bodohnya gue, gue menikmati  "Sekedar Identitas" itu dengan sangat lama. Saat masalah muncul bertubi-tubi, gue seperti seseorang yang tidak punya fondasi untuk bertahan, seperti tidak punya tiang untuk bersandar, dan seperti daun yang bergugur bersama angin. Seperti itulah gue dulu. #sampaipusingsendiringedeskripsiinya.

     Hal yang mempengaruhi keislaman kita selain diri sendiri, keluarga dan tentu saja lingkungan luar khususnya teman. Dulu teman-teman gue rata-rata lupa sholat, seakan tidak ingat dan bodohnya gue juga engga ingat kalau seharusnya gue itu sholat dan juga kalau main rata-rata pada tidak mengingat kewajibannya akan sholat, malah keasikan ngobrol yang engga berfaedah. Begitulah perjalanan hidup gue yang rumit sampai gue memutuskan itu semua tidak sehat untuk jiwa dan rohani. Gue berharap teman-teman gue itu berubah dan Alhamdulillah gue mulai melihat perubahan mereka.

     Okedeh uda dulu ya tulisan gue kali ini, kebetulan gue sangat lapar. Gue belum makan, nanti gue kena omel. #Vanessaselalusalahmahwwkwk

Comments

Popular posts from this blog

KESALAHPAHAMAN

Berguru Pada Pendahulu.. Ketika Manusia Banyak Yang Tidak Bersyukur